Minggu, 09 Desember 2012

ARTIKEL TENTANG MENGEMBANGKAN DAN MENENTUKAN HARGA PRODUK DAN JASA

Tujuan Penetapan Harga
Pada dasarnya ada empat jenis tujuan penetapan harga, yaitu :
1. Berorientasi pada Laba, bahwa setiap perusahaan selalu memilih harga yang dapat menghasilkan laba yang paling tinggi atau sering disebut ”maksimisasi laba”.
2. Berorientasi pada Volume, bahwa penetapan harga sedemikian rupa agar dapat mencapai tingkat volume penjualan tertentu, nilai penjualan atau pangsa pasar tertentu.
3. Berorientasi pada citra (image), bahwa penetapan harga tertentu dapat membentuk citra perusahaan, misalnya menetapkan harga tinggi dapat membentuk citra perusahaan yang prestisius, sementara menetapkan harga rendah memungkinkan menjaga nilai perusahaan tertentu (menjaga harga yang terendah di suatu daerah).
4. Berorientasi pada Stabilitas Harga, hal ini dilakukan untuk mempertahankan hubungan yang stabil antara suatu perusahaan dan harga pemimpin industri (industry leader).
Strategi Penetapan Harga Produk Baru
Harga yang ditetapkan atas suatu produk baru harus dapat memberikan pengaruh yang baik bagi petumbuhan pasar. Selain itu untuk mencegah timbulnya persaingan yang sengit. Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam penetapan harga produk baru, Tjiptono (2001 : 172);
a. Skimming Pricing, merupakan strategi yang menetapkan harga tinggi pada suatu produk baru, dengan dilengkapi aktifitas promosi yang gencar, tujuannya adalah :
1. Melayani pelangggan yang tidak terlalu sensitive terhadap harga, selagi persaingannya belum ada.
2. Untuk menutupi biaya-biaya promosi dan riset melalui margin yang besar.
3. Untuk berjaga-jaga terjadinya kekeliruan dalam penetapan harga, karena akan lebih mudah menurunkan harga dari pada menaikan harga awal.
b. Penetration Pricing, merupakan strategi dengan menetapkan harga rendah pada awal produksi, dengan tujuan dapat meraih pangsa pasar yang besar dan sekaligus menghalangi masuknya para pesaing. Dengan harga rendah perusahaan dapat pula mengupayakan tercapainya skala ekonomi dan menurunnya biaya per-unit. Strategi ini mempunyai perspektif jangka panjang, dimana laba jangka pendek dikorbankan demi tercapainya keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Ada empat bentuk harga yang menggunakan strategi ”Penetration Pricing”, antara lain;
1. Harga yang dikendalikan (restrained price), yaitu harga yang ditetapkan dengan tujuan mempertahankan tingkat harga tertentu selama periode inflasi.
2. Elimination price, yaitu merupakan penetapan harga pada tingkat tertentu yang dapat menyebabkan pesaing - pesaing tertentu (terutama yang kecil) keluar dari persaingan.
3. Promotion price adalah harga yang ditetapkan rendah dengan kualitas sama, dengan tujuan untuk mempromosikan produk tertentu.
4. Keep-out price, merupakan penetapan harga tertentu sehingga dapat mencegah para pesaing memasuki pasar.
Strategi Penetapan Harga Produk Yang Sudah Mapan
Menurut Tjiptono (2001 : 174) ada beberapa faktor yang menyebabkan suatu perusahaan harus selalu meninjau kembali strategi penetapan harga produk-produknya yang sudah ada di pasar, diantaranya adalah :
1. Adanya perubahan dalam lingkungan pasar, misalnya pesaing besar menurunkan harga.
2. Adanya pergeseran permintaan, misalnya terjadinya perubahan selera konsumen.
Dalam melakukan peninjauan kembali penetapan harga yang telah dilakukan, perusahaan mempunyai tiga alternatif strategi, yaitu:
1. Mempertahankan Harga, strategi ini dilaksanakan dengan tujuan mempertahankan posisi dalam pasar dan untuk meningkatkan citra yang baik di masyarakat.
2. Menurunkan Harga, Strategi ini sulit untuk dilaksanakan karena perusahaan harus memiliki kemampuan finansial yang besar, sementara konsekuensi yang harus ditanggung, perusahaan menerima margin laba dengan tingkat yang kecil. Ada tiga alasan atau penyebab perusahaan harus menurunkan harga produk yang sudah mapan.
a. Strategi Defensif, dimana perusahaan memotong harga guna menghadapi persaingan yang makin ketat.
b. Strategi Ofensif, di mana perusahaan mempunyai tujuan untuk memenangkan persaingan dengan produk kompetiter.
c. Respon terhadap kebutuhan pelanggan yang disebabkan oleh perusahaan lingkungan. Misalnya inflasi yang berkelanjutan Dan adanya kenaikan harga yang makin melonjak yang menyebabkan konsumen makin selektif dalam berbelanja dan dalam penentuan harga.
3. Menaikan Harga, suatu perusahaan melakukan kebijakan menaikan harga dengan tujuan untuk mempertahankan profitabilitas dalam periode inflasi dan untuk melakukan segmentasi pasar tertentu. Agar strategi ini dapat memberikan hasil yang memuaskan, ada dua persyaratan yang harus dilakukan oleh perusahaan, antara lain :
a. Elastisitas harga relatif rendah, namun elastisitas tetap tinggi bila berkaitan dengan kualitas dan distribusi.
b. Dorongan (reinforcement) dari unsur bauran pemasaran lainnya tetap menunjang.
Ketika suatu perusahaan telah menetapkan harga dasar dari suatu produk barang atau jasa maka perusahaan dapat menentukan strategi harga dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti harga kompetitor, tujuan perusahaan dan daur hidup produk. Strategi tersebut dapat digunakan untuk produk yang baru maupun yang lama sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. Berikut ini merupakan berbagai pilihan teknik / strategi penentuan harga : A. Stretegi Penentuan Harga Pada Produk Baru 1. Skimming Price Strategi skimming adalah menetapkan harga awal yang tinggi ketika produk baru diluncurkan dan semakin lama akan terus turun harganya. Contoh handphone nokia, laptop, komputer, dan lain sebagainya. 2. Penetration Price / Harga Penetrasi Strategi harga penetrasi adalah menentukan harga awal yang rendah serendah-rendahnya atau murah dengan tujuan untuk penetrasi pasar dengan cepat dan juga membangun loyalitas merek dari pada konsumen. Contoh : tarif layanan operator baru three / 3, mie selera rakyat, so klin MB, dan lain-lain. B. Stretegi Penentuan Harga Yang Mempengaruhi Psikologis Konsumen 1. Prestige Pricing / Harga Prestis Strategi harga Prestige Price adalah menetapkan harga yang tinggi demi membentuk image kualitas produk yang tinggi yang umumnya dipakai untuk produk shopping dan specialty. Contoh : roll royce, rolex, guess, gianni versace, prada, vertu, dan lain sebagainya. 2. Odd Pricing / Harga Ganjil Strategi harga odd price adalah menetapkan harga yang ganjil atau sedikit di bawah harga yang telah ditentukan dengan tujuan secara psikologis pembeli akan mengira produk yang akan dibeli lebih murah. Contoh : Barang yang tadinya dihargai Rp. 100.000,- diubah menjadi Rp. 99.990,- di mana konsumen mungkin akan melihat 99.990 jauh lebih murah daripada Rp. 100.000,-. 3. Multiple-Unit Pricing / Harga Rabat Strategi harga multiple unit price adalah memberikan potongan harga tertentu apabila konsumen membeli produk dalam jumlah yang banyak. Contoh : Jika harga sebuah sebungkus indomie goreng pedas adalah Rp. 1.500,- maka konsumen cukup membayar Rp. 1.ooo,- perbungkus jika membeli satu dus isi 40 bungkus indomie. 4. Price Lining / Harga Lini Strategi harga lining pricing adalah memberikan cakupan harga yang berbeda pada lini produk yang beda. Contoh : bioskop grup 21 memberikan harga standar untuk konsumen bioskop jenis standard dan mengenakan harga yang lebih mahal pada konsumen bioskop 21 jenis premier. 5. Leader Pricing / Pemimpin Harga Strategi harga leader price adalah menetapkan harga lebih rendah daripada harga pasar / harga normal untuk meningkatkan omset penjualan / pembeli. Contoh : biasanya ritel jenis hipermarket memberikan promosi harga yang lebih murah daripada harga normal. C. Stretegi Penentuan Harga Diskon / Potongan Harga Strategi harga diskon pada penjual adalah strategi dengan memberikan potongan harga dari harga yang duah ditetapkan demi meningkatkan penjualan suatu produk barang atau jasa. Diskon dapat diberikan pada umum dalam bentuk diskon kuantitas, diskon pembayaran tunai / cash, trade discount. Contoh : Bila membeli D. Stretegi Penentuan Harga Kompetitif 1. Relative Pricing / Harga Relatif Strategi harga relative price adalah menentukan harga di atas, di bawah atau sama dengan tingkat harga persaingan di mana gerakan harganya mengikuti gerakan pesaing. 2. Follow The Leader Pricing Strategi harga follow the leader price adalah penetapan harga produk baik barang maupun jasa diserahkan para pimpinan pasar / penimpin pasar dan tidak menetapkan harga sendiri.

ARTIKEL PEMASARAN: MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN PELANGGAN

Ini adalah waktu yang menantang bagi para pemimpin bisnis paling hari ini. Pemimpin menuntut perusahaan mereka tumbuh dan sehingga pemasar terus difokuskan pada mengemudi produk dan jasa ke tangan pelanggan baru. Sayangnya ini fokus yang intens pada menarik pelanggan baru telah mengambil perhatian dari pelanggan didirikan atau masa lalu. Hal ini terukur lebih mahal untuk menarik pelanggan baru daripada mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Jadi, mengapa begitu banyak perusahaan memfokuskan upaya mereka dan uang mereka hanya pada pelanggan baru? Hal ini karena setiap organisasi berkomitmen untuk pertumbuhan dan pertumbuhan dikaitkan dengan membangun bisnis baru. Namun, dalam rangka untuk mempertahankan profitabilitas terus menerus, perusahaan harus membangun dan mempertahankan hubungan yang menguntungkan dengan semua pelanggan mereka (masa lalu, sekarang dan masa depan).
Pemimpin bisnis harus melakukan empat hal untuk memiliki hubungan pelanggan menguntungkan.
Anda harus terus menarik (menguntungkan) pelanggan baru di sektor industri yang telah diidentifikasi dalam rencana strategis Anda.
Anda harus aktif mempertahankan (menguntungkan) Anda pelanggan saat ini dan membangun kembali hubungan dengan pelanggan masa lalu.
Anda harus menyesuaikan produk dan jasa untuk lebih memenuhi harapan pelanggan dan kebutuhan Anda.
Karyawan Anda harus terus dilatih dan dihargai untuk memberikan layanan pelanggan yang luar biasa.

MEMAHAMI INFORMASI KEUANGAN DAN AKUNTANSI


bab 17
Pentingnya informasi akuntasi
Akuntansi adalah pencatatan pengklasifikasian peringkasan dan penginterpresian segala kejadian dan transaksi keuangan untuk memberikan informasi kepada manajemen dan pihak berkepentingan lain yang membutuhkan sebagai dasar untuk mengambil keputusan

Area akuntansi
Area akuntasi meliputi
·        Akuntansi manajerial
·        Akuntansi keuangan .

Siklus akuntansi
1.     Pembukuan
2.     Jurnal
3.     Pembukuan ganda
Langkah-langkah dalam siklus akuntansi
1.menganalisis dokumen
2.mencatat transaksi dalam jurnal
3.posting ke buku besar
4.neraca saldo
5.menyusun laporan keuangan
6.menganalisis laporan keuangan

Memahami laporan keuangan
Berikut adalah laporan keuangan inti dalam sebuah bisnis
1.neraca
2.laporan laba rugi
3.laporan arus kas .

Peramaan akuntansi dasar
Aset=kewajiban+ekuitas pemilik, hal ini merupakan dasar dari neraca .
Neraca
Laporan keuangan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan pada satu waktu tertentu .

Penggolongan aset
1.aset lancar
2.aset tetap
3.aset tak berwujud

Akun kewajiban dan ekuitas pemilik
1.     Utang usaha
2.     Wesel bayar
3.     Utang obligasi

Menganalisis laporan keuangan : analisis rasio
Penilaian kondisi dan kinerja keuangan perusahaan melalui penghitungan dan penginterpresian rasio keuangan yang dikembangkan dari lapora keuangan perusahaan .
Berikut ini adala empat rasio :
1.     Rasio likuiditas
2.     Rasio pengukit
3.     Rasio profitabilitas
4.     Rasio aktivitas

MENGGUNAKAN TEKNIK-TEKNIK PROMOSI YANG EFEKTIF


bab 16
Promosi dan bauran promosi
Promosi adalah usaha-usaha para pemasar untuk memberi informasi dan mengingatkan orang-orang dalam pasar sasaran mengenai produk-produk dan membujuk mereka untuk ikut serta dalam pertukaran .
Bauran promosi adalah kombinasi dari alat-alat promosi yang di gunakan satu organisasi .
Langkah-langkah dalam kampanye promosi
1.     Mengidentifikasi target pasar
2.     Mendefinisikan tujuan
3.     Menentukan pesan pemersatu
4.     Melaksanakan rencana tersebut
5.     Mengevaluasi efektivitas
Tujuan pemasaran terpadu
·        Membangun ekuitas merek
·        Memberikan informasi
·        Mengelola permintaan dan membangun penjualan
·        Membedakan produk
·        Pengaruh persepsi , sikap , dan perilaku pembeli .\
Pengiklanan
·        Iklan media : koran , televisi , radio , majalah , outdoor , directmail , kuning-halaman,internet
·        Meningkatnya penggunaan infomersial
·        Pindah ke internet
·        Periklanan global
Langkah-langkah dalam proses penjualan
1.     Pospek dan kualifikasi
2.     Preapproach
3.     Pendekatan
4.     Membuat persentasi
5.     Jawaban keberatan
6.     Tutup sale
7.     Follow up

HUBUNGAN MASYARAKAT: MEMBANGUN HUBUNGAN
Sebuah hubungan masyarakat yang baik terdiri atas 3 langkah, yaitu :
1)    Mendengarkan masyarakat.
2)    Mengubah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur.
3)    Menginformasikan masyarakat bahwa anda merespon kebutuhan mereka.
PROMOSI PENJUALAN: MENDAPATKAN PENAWARAN YANG BAIK
Promosi penjualan adalah alat promosi yang menstimulasi pembelian konsumen dan minat diler melalui aktifitas-aktifitas jangka pendek.
STRATEGI-STRATEGI PROMOSI
§  Push strategy adalah produsen menggunakan iklan, penjualan personal, promosi penjualan, dan alat-alat promosi lainnya untuk meyakinkan para perantara grosir dan peritel agar mau menyimpan persediaan dan menjual barang dagangan.
§  Pull strategy adalah usaha-usaha iklan dan promosi penjualan besar-besaran ditunjukan pada konsumen, sehingga mereka akan meminta produk dari para peritel.

MENDISTRIBUSIKAN PRODUK DENGAN CEPAT DAN EFISIEN


bab15
Saluran distribusi
Saluran distribusi adalah organisasi-organisasi yang membantu memindahkan barang dan jasa dari produsen ke pengguna bisnis dan pengguna akhir
Saluran distribusi terdiri dari :
·       Agen/calo
·       Perantara grosir
·       Peritel

Utilitas yang di ciptakan perantara
Terdiri dari :
·       Utilitas bentuk
·       Utiitas waktu
·       Utilitas tempat
·       Utilitas kepemilikan
·       Utilitas informasi
·       Utilitas layanan

Perantara grosiran
Pedagang grosir
dibagi menjadi 2 jenis :
1.pedagang grosir layanan penuh
2.pedagang grosir layanan terbatas
Agen dan calo





Perantara ritel
Strategi distribusi ritel
Adatiga jenis kategori distribusi ritel
·       Distribusi intensif
·       Distribusi selektif
·       Distribusi eksklusif

Berbagai jenis toko ritel
·       Department store
·       Pasar swalayan
·       Convenience store
·       Toko khusus

Peritel tanpa toko
·       Ritel elektronis
·       Telemarketing
·       Mesin penjaja, kios dan kereta
·       Penjualan langsung
·       Penjualan bertingkat (MLM)
·       Pemasaran langsung

Membangun kerjasama dalam sistem saluran
Ada 4 sistem yang digunakan :
1.sistem distribusi korporat
2.sistem distribusi kontrak
3.sistem distribusi yang diatur
4.rantai persediaan

Memindahkan barang dari produsen ke konsumen secara efisien
·       Memilih mode transportasi yang paling tepat
·       Fungsi penyimpanan
·       Melacak barang .

MENGEMBANGKAN DAN MENENTUKAN HARGA PENGEMBANGAN PRODUK DAN PENAWARAN PRODUK TOTAL


BAB 14

·        Nilai adalah kualitas bagus pada harga yang wajar. Saat konsumen menghitung nilai dari satu produk, mereka melihat manfaat-manfaatnya dan lalu menguranginya dengan biaya-biaya untuk melihat apakah manfaatnya melebihi biayanya.
MENGEMBANGKAN PENAWARAN PRODUK TOTAL
·        Penawaran produk total adalah segala hal yang dievaluasi konsumen saat memutuskan apakah ia akan membeli suatu barang disebut juga paket nilai (value package).
LINI PRODUK DAN BAURAN PRODUK
·        Lini produk adalah sekelompok produk yang secara fisik mirip atau ditunjukkan untuk pasar yang serupa.
·        Bauran produk adalah kombinasi dari seluruh lini produk yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan manufaktur.
DIFERENSIASI PRODUK
Merupakan penciptaan perbedaan-perbedaan produk, baik nyata maupun yang dipersepsikan.
Kemasan mengubah produk
Kemasan dapat membantu sebuah produk lebih menarik bagi peritel  , kemasan mengubah produk dengan mengubah tampak luar,kegunaan,atau daya tariknya .

Semakin pentingnya kemasan
Kemasan harus melakukan fungsi-fungsi sebagai berikut :
1.melindungi produk di dalamnya
2.menarik perhatian pembeli
3.menjelaskan isinya dan memberi informasi mengenai itu
4.menjelaskan manfaat dari produk dalam kemasan
5.menyediakan informasi mengenai jaminan peringatan dan masalah-masalah konsumen lainnya
6.memberi indikasi harga,nilai dan kegunaan

Merek dan ekuitas merek
Merek adalah sebuah nama , simbol , atau desain yang mengidentifikasi barang atau jasa dari satu penjual atau kelompok penjual dan membedakannya dari barang dan jasa pesaing .
Merek dagang adalah sebuah merek yang telah diberi perlindungan hukum eksklusif , baik untuk nama mereknya maupun untuk rancangan gambarnya .

Kategori merek
Beberapa kategori merek yang anda kenal . nama merek produsen , merek diler atau label privat , barang generik merek palsu


Menciptakan ekuitas dan kesetiaan merek
Terdiri atas Ekuitas merek , Kesetiaan merek , Kesadaran merek , Asosiasi merek

Manajemen merek
Manajemen merek memiliki tanggung jawab langsung atas satu merek atau satu lini produk . tanggung jawab ini termasuk seluruh unsur bauran pemasaran : produk , harga , tempat , dan promosi .

Proses pengembangan produk baru
Terdiri atas beberapa tahapan yakni :
1.pengumpulan ide
2.seleksi produk
3.analisis produk
4.pengembangan
5.pengujian
6.komersialisasi

Tujuan penentuan harga
1.mencapai sasaran pengembalian atas investasi atau laba tertentu
2.membangun arus lalu lintas produk
3.mendapatkan pangsa pasar lebih besar
4.menciptakan suatu citra
5.mencapai tujuan-tujuan sosial .

Strategi harga lainnya
Strategi harga skimming , strategi penetrasi , harga rendah setiap hari , strategi harga tinggi rendah .


PEMASARAN MEMBANGUN HUBUNGAN PELANGGAN

 BAB 13

Pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsep, penetapan harga, promosi, serta distribusi barang dan jasa untuk memfasilitasi pertukaran yang memenuhi objektif individual dan organisasional.
EVOLUSI BIDANG PEMASARAN
Ada empat era, yaitu :
1.     Produksi
2.     Penjualan
3.     Konsep pemasaran
4.     Hubungan pelanggan
BAURAN PEMASARAN
Bauran pemasaran adalah unsur-unsur yang menghasilkan program pemasaran yaitu :
1.     Produk
2.     Harga
3.     Tempat
4.     Promosi
PROSES PENELITIAN PEMASARAN
Proses penelitian pemasaran yang disederhanakan terdiri atas setidaknya empat langkah :
·        Mengidentifikasi pertanyaan (masalah atau peluang) dan menentukan situasi saat ini.
·        Mengumpulkan data.
·        Menganalisis data penelitian.

Menyegmentasi pasar konsumen
Segmentasi pasar di bedakan menjadi lima :
1.segmentasi geografis
2.segmentasi demografis
3.segmentasi psikografis
4.segmentasi manfaat
5.segmentasi volume atau penggunaan .

Pasar bisnis ke bisnis
·        Jumlah pelanggan dalam pasar B2B relatif sedikit
·        Ukuran pelanggan bisnis relatif besar
·        Pasar B2B cenderung terkonsentrasi secara geografis
·        Pembeli bisnis pada umumnya dianggap lebih rasional
·        Penjualan B2B cenderung bersifat langsung tetapi tidak  selalu
·        Ada jauh lebih banyak penekanan pada penjualan pribadi di pasar B2B dari pada di pasar konsumen